?

Log in

gloomy

Standing in the Snow part 1

Bulan Desember telah datang, salju mulai turun begitu deras tetapi tak sederas hujan, membawa mimpi dan kenangan yg mengembara...
"Oh..." Aku kaget.
"Ada apa?" Kakak dan Sanosuke-kun datang menemuiku dan bertanya
Kupandang salju turun dari jendela, "Salju....."
"Menurut BMG hari ini kok tidak turun salju ya?" 
"Itu kan cuma prediksi, belum tentu benar..."
"Benar juga sih, eh, bagaimana kalau kita keluar sebentar?"
"Bukannya kelasmu sebentar lagi dimulai?"
"5 menit juga boleh. Salju sudah turun lho..."
"Oh iya, ya..." kudorong Sanosuke-kun yg akrab disapa Sano-kun keluar gedung kampus
--------------------------------------
Kami keluar memandang salju turun deras di siang hari yg mendung.
"Memang menyenangkan ya, salju..."
Aku melihat Sano-kun menjulurkan lidah. Apa yg sedang ia lakukan? Kutanya saja lah...
"Sano-kun, ngapain kamu? Lagi mencoba rasa salju ya? Emang enak?"
"Enak kok, 'kan terbuat dari air. Cobain deh..."
Karena tidak percaya, kucoba merasakan salju di mulut, ternyata benar, memang enak. Eh? kenapa aku jadi sinting begini sih? Sano-kun sialan! Jadi kena virus sintingnya nih grrrrrrr.....
"Uuuuggghhh Sano-kuunnn..... gara-gara kamu, aku jadi ikut-ikutan sinting deh... makan salju kayak kamu! Rasain nih!!" Saking jengkelnya diriku, kulemparkan gumpalan salju ke kepala Sano-kun, tapi sialnya, lemparan gumpalan salju itu mengenai kepala kakak.
"Aduh!"
"Upsss.... go...gomenne... Oniichan..."
"Awas kamu 'Ricchi.... kubalas nih!!!"
Aku langsung kabur sebelum kakak membalas lemparan bola salju ke arahku. Namun, lemparan bola salju itu tepat sasaran ke kepalaku. Aku langsung ambruk.
"GUBRAAKK!!!!"
"Hikacchan!!!"
Aku langsung bangun, Sano-kun dan kakak menghampiriku.
"Kamu gak apa-apa, Hika'?"
"Gak...kok..." jawabku lirih.
"Cieee.....cieee dari Shinomori-han berpindah ke Sagara yaaaa??? Gak nyangka ya adikku ini playgirl ckckckckck."
Aku menoleh ke belakang, malu, dan kesal dengan ejekan kakak. Bukannya menolong, malah mengejek. Dasar kakak sialan. "Kakaaaakkk!!!!!!!"
"Ku-sms ya pasti dia cemburu.... ahahahahaha...."
"Ja... jangaaaaaaaaannnnnnn!!!!"
Aku dan kakak saling mengejar sampai lupa waktu. Tak peduli rasa sakit yg baru kurasakan. Tiba-tiba langkah kami terhenti. "Eh, 'Ricchi, bukannya kuliah kamu sudah dimulai? Ini sudah seperempat jam lho."
Eh? Aku baru ingat kalau hari ini kelas dimulai, lalu kupandang arlojiku. Ternyata benar, sudah seperempat jam! Kuliahku sudah dimulai!!! Aku langsung pamit sambil membawa tas dengan terburu-buru. "Ah, aku kuliah duluan ya. Hari ini dosennya galak sih, doakan saja dosennya telat daripada aku. Ja!"
Sampai di kelas, untunglah kelas masih ribut, belum ada tas atau buku-buku milik dosen di atas meja. 5 menit kemudian, dosen baru datang juga, yokatta....
--------------------------- 

Comments